"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim)

Rabu, 23 April 2014

On 15.03 by cermin in ,    No comments
Latar belakang dan sejarah Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan kumpulan komputer dan periperal lainnya yang saling terhubung berbagi informasi dan berbagai perintah.
Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karna mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (Network) komputer di aplikasikan. pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.
Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer.


A. Type jaringan
1) Jaringan Client Server
Server di jaringan type client server di sebut dengan decated server karena murni berperan sebagai server menyediakan pasilitas kepada workstation dan sever tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
keuntungan :
- kecepatan akses lebih tinggi
- sistem keamanan dan administrasi aringan lebih baik
- sistem backup data lebih baik
kerugian :
- biaya oprasional relatif lebih mahal
- di perlukan adanya suatu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk di tugaskan sebagai sever
- kelangsungan komputer sangat tergantung pada server, bila sever mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu
2) jaringan peer to peer
server di jaringan type peer to peer di istilahkan non-dedicated server karna server murni melainkan sekaligus dapat berperan workstation.
keutungan :
- antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi pakai pasilitas yang di milikinya harddisk, drive, fax / modem, printer
- biaya oprasional relatif lebih mahal di bandingkan dengan type jaringan client-server
- kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server sehingga bila sudah mati atau rusak jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan
kerugian :
- troble shooting jaringan relatif lebih sulit
- unjuk kerja lebih rendah
- sistem keamanan jaringan di lakukan di tentukan pleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing pasilitas yang di mililki
B. Jenis-jenis jaringan
1) Personal Area Network (PAN)
Jaringan komputasi dalam jarak dekat. biasanya berupa jaringan antara sebuah komputer dengan berbagai periferalnya atau perkakas di luar komputer.
contoh : koneksi antara sebuah komputer dengan handpone, PDA telpon scanner, atau printer koneksi yang di pakai antara lain adalah USB atau koneksi wireles (infrared dan bluetooth).
2) Loca Area Network (LAN)
Jaringan yang seringkali di gunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik untuk memakai suberdaya bersama dan saling bertukar informasi.
3) Campus Area Networ (CAN)
Jaringan ini serupa dengan LAN, namun area lingkupnya agar lebih luas. msalnya di terapkan untuk menghubungkan dua atau beberapa jaringan lokal yang berdekatan biasanya di batasi dalam satu area atau kompleks militer.
4) Metropolitan Arean Network (MAN)
Jaringan ini terdiri dari dua atau lebih CAN maupun LAN. MAN biasanya mampu menunjang data dan suara bahkan mampu menghubungkan jaringan televisi kabel. jaringan MAN melingkupi satu kota jaringan ini mengunakan berbagai jenis router, switch, hub dari berbagai media baik kabel maupun nirkabel, MAN di pisahkan sebagai kategori khusus karena telah di standarisasi, standar tersebut DQDB (Distributed Queve Dual Bus).
5) Wide Area Network (WAN)
Jaringan yang mencakup daerah geografis yang luas, sering kali mencakup sebuah Negara atau Benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program aplikasi.
6) Glonal Area Network (GAN)
Jaringan ini terdiri dari gabungan beberapa jaringan. GAN baik analog maupun digital biasanya jaringan jenis ini di hubungkan dengan jaringan broad band yang menggunakan pancaran transmisi satelit.
C. Topologi Jaringan
Topologi berasal dari bahasa yunani yaitu topos yang berarti tempat dan logos yang berarti belajar. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
ada tiga unsur penyusun jaringan dalam topologi yaitu Node, Station, dan Link.
1) perangkat berbentuk topologi
- Node (titik jaringan)
Node di gambarkan atau di presentasikan sebagai titik di mana terdapat komputer ataupun komponen yang logis yang berhubungan satu dengan yang lainnya, dalam bentuk fisiknya node biasa di artikan sebagai komputer.
- station
pembagi pengatur link antara titik satu dengan titik lainnya station dalam bentuk fisik misalnya switch.
- link atau penghubung
berfungsi sebagai penghantar yang menghubungkan titik dengan station, titik dengan titik, ataupun station dengan station.
2) Topologi
a. Topologi ling
- Duplek
- Half duplek
- simplek
b. Topologi fisik
- Topologi point to point
Topologi yang paling sederhana dalam klasifikasi topologi artinya menghubung dua titik yakni antara satu titik dengan titik yang lain secara langsung.
- Topologi line
Topologi ini pengembangan dari point to point.
- Topologi Bus
Pada topologi bus di gunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluru workstation dan server di hubungkan.
Keuntungan :
 hemat kabel
 layout kabel sederhana
 pengembangan atau penambahan workstation baru dapat di lakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain
Kerugian :
 deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
 kepadatan lalu lintas pada jalur utama
 bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
 di perlukan repeater untuk jarak jauh
- Topologi Ring
Di dalam topologi ring semua workstation dan server di hubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin.
Keuntungan :
 tidak terjadinya collision atau tabrkan pengiriman data seperti topologi bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat
Kerugian :
 setiap node alam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang di lewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu
- Topologi Star
Pada topologi star masing-masing workstation di hubungkan secara langsung ke server atau HUB.
Keuntungan :
 paling fleksibel
 kontrol terpusat
 kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan pengelolaan jaringan
 jika salah satu kabel putus jaringan lain tidak terganggu
Kerugian :
 boros kabel
 perlu penanganan khusus terutama pada server
 kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
- Mesh
Topologi di mana node pada jaringan dapat berhubung dengan node yang lain secara tidak beraturan.
- fully Connected atau terhubung penuh
Topologi fully connected tiap nodenya mempunyai hubungan atau link kepada node lain.
- Partially Connected atau terhubung sebagian
konsep dasarnya sama seperti topologi fully connected namun pada partially connected beberapa bagian topologi ini hanya terhubung dengan beberapa node
- Pohon
Topologi ini mempunyai nama lain yaitu hierarchical topologi atau topologi hirarkis
- Hibrid atau gabungan
Topologi ini di bangun atas perpaduan beberapa jenis topologi berbeda sehingga topologi tersebut tidak memiliki karakteristrik dari topologi yang telah di jelaskan pada topologi fisik
 star-bus
 star of star
 star wire ring
c. Topologi logic
a. Ethernet
Di kembangkan xerox corp pada tahun 70-an dan sebagai standar IEEE 808.3 (IEEE = Institute of Electrial and Electronis Engnineer) ethernet bekerja berdasarkan broad cast network di mana setiap node menerima setiap transmisi data yang di kirim oleh sebuah node menggunakan metode CSMA atau CD (Carrier Sense Multiple Acces atau Collision dectetion) base band.
b. Token Ring
Berdasarkan IEE 808.5 yang di kembangkan IBMI untuk menghindari callision tidak menggunakan collision dectetion melainkan token passing scheme.
c. Arc Net
microsystem inc, menggunakan prinsip token passing schmedan broad cast. prinsip kerjanya secara sederhana dengan melewatkan token kesetiap node yang memiliki nomer broad cast tertentu kecepatannya 2,5 mbps. implementasi menggunakan kabel coax RG 62. ARC NET topologi adalah kombinasi star dan bus. teknis kabel adalah RG-62 atau untuk coaxial (93 ohm) UTP atau Fiber Optic (serat optic)
d. FDDI
FDDI (fiber Distributed Data Intercange) adalah standar komunikasi data menggunakan kabel fiber optic (serat optic) bekerja berdasarkan dua ring konsentrik masing-masing berkecepatan 1200 mbps dengan menggunakan token passing scheme.
D. Protocol Jaringan
Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer di perlukan sebuah aturan baku yang standar dan di setujui berbagai pihak dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Iinterconnection).
Model referensi Osi terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. model refensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk lain saja, tetapi dalam membangun jaringan internet sekalipun sangat di perlukan.
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya di lakukan oleh iso saja, tetapi juga di selengarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Intitute), NCITS (National Committee for Information Thecnology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di amerika. pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN ada yang memakai standar yang di hasilkan IEEE.

0 komentar: