Senin, 13 Oktober 2014
INCHEON, KOMPAS.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia setelah memenangi laga final melawan pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, 21-15, 21-9, Sabtu (27/9/2014).
Gim pertama berlangsung ketat. Setiap kali pasangan Jepang memimpin, Greysia/Nitya selalu berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan. Dalam posisi tertinggal 14-15, Greysia/Nitya mencatat tujuh angka beruntun yang mengantar mereka memenangi gim ini dengan 21-15, dalam 26 menit. Jepang unggul 3-0 pada awal gim kedua.
Namun, Greysia/Nitya berhasil mengejar dan akhirnya berbalik unggul. Pasangan ganda terbaik Indonesia ini terus melaju hingga 11-6. Bermain semakin percaya diri, ganda nomor 10 dunia ini akhirnya menutup gim ketiga dengan 21-9 yang memastikan mereka memenangi pertandingan dan meraih medali emas untuk Indonesia. Ini adalah emas pertama Indonesia di Asian Games dari ganda putri bulu tangkis sejak Verawaty Fajrin/Imelda Wiguna mendapatkannya pada Asian Games 1978.
Berikut cuplikan video pertandingan final tersebut
Sumber : youtube/azzam
Gim pertama berlangsung ketat. Setiap kali pasangan Jepang memimpin, Greysia/Nitya selalu berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan. Dalam posisi tertinggal 14-15, Greysia/Nitya mencatat tujuh angka beruntun yang mengantar mereka memenangi gim ini dengan 21-15, dalam 26 menit. Jepang unggul 3-0 pada awal gim kedua.
Namun, Greysia/Nitya berhasil mengejar dan akhirnya berbalik unggul. Pasangan ganda terbaik Indonesia ini terus melaju hingga 11-6. Bermain semakin percaya diri, ganda nomor 10 dunia ini akhirnya menutup gim ketiga dengan 21-9 yang memastikan mereka memenangi pertandingan dan meraih medali emas untuk Indonesia. Ini adalah emas pertama Indonesia di Asian Games dari ganda putri bulu tangkis sejak Verawaty Fajrin/Imelda Wiguna mendapatkannya pada Asian Games 1978.
Berikut cuplikan video pertandingan final tersebut
Sumber : youtube/azzam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cari aje!
Popular Posts
-
X.25 Salah satustandar protocol yang paling banyakdipergunakanadalah X.25, yang barudisetujuipadatahun 1976 telahmengalamibeberapa ...
0 komentar:
Posting Komentar