Kamis, 26 Juni 2014
Berbagai cara dalam melakukan
komunikasi melalui :
•
Suara
•
Gerak-gerik
•
Lambang
/ gambar
Tujuan Teknik Komunikasi adalah bagaimana menyampaikan
informasi ke tempat tujuan dengan cepat dan tepat (menukar informasi antara dua
perantara), karena masalah utama dalam komunikasi adalah efisiensi, yaitu
bagaimana menyampaikan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sesedikit
mungkin.
Komunikasi dapat didefinisikan sebagai suatu
cara untuk menyampaikan atau menyebarkan data, informasi, berita , pikiran,
pendapat dalam berbagai hal.
Perkembangan alat komunikasi
tersebut memanfaatkan teknologi elektronika yang dikenal dengan istilah komunikasi
data.
•
Data yaitu
sebuah gambaran dari kenyataan, konsep atau instruksi dalam bentuk formal yang
sesuai untuk komunikasi, interprestasi atau proses oleh manusia atau oleh
peralatan otomatis.
•
Informasi
yaitu pengertian yang diperuntukkan bagi data dengan persetujuan-persetujuan
memakai data tersebut. Komunikasi yang hendak disampaikan yang dapat berupa
suara, tulisan, gambar atau bahkan data.
•
Data
dapat diidentifikasikan, data dapat digambarkan, data tidak perlu mewakili
sesuatu secara fisik; tetapi dari semuanya itu data dapat dan sebaiknya
digunakan untuk menghasilkan informasi. Hal ini juga berarti bahwa data untuk
satu orang akan muncul sebagai informasi untuk yang lainnya. Informasi ini
terbentuk ketika data ditafsirkan.
BENTUK KOMUNIKASI
1.
Komunikasi Suara
a.
Komunikasi siaran radio / radio broadcasting
Informasi dipancarkan ke segala arah
dan siapapun diperbolehkan menerima informasi tersebut. Dan informasi yang
dikirimkan bersifat umum. Contoh : Radio RRI
b. Komunikasi radio amatir
Informasi dipancarkan kesegala arah
tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi terbatas pada mereka yang
mempunyai izin beroperasi. Informasi bersifat pribadi. Contoh : ORARI
c. Komunikasi radio 2 arah
Informasi terbatas pada pengirim dan
penerima yang beroperasi dengan saluran / frequensi / gelombang yang sama dan
jarak jangkauannya terbatas sehingga sifat pribadinya dapat terjaga. Contoh :
Handy-talky
d. Komunikasi radio antar penduduk /
citizen band
Hubungan komunikasi bersifat
pribadi, jangkauannya terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua
pesawat penerima sistem komunikasi dapat menerima informasi yang disampaikan.
Contoh : RAPI, Intercom
e. Komunikasi radio panggil / paging
system
Digunakan untuk memanggil penerima
yang merupakan pelanggan dari pengirim, jarak jangkauannya terbatas. Contoh :
Pager
f. Komunikasi telpon
Bersifat pribadi murni / niaga,
jumlah informasi yang disampaikan tidak terbatas, kerahasian terjaga, jarak
jangkauannya paling luas. Menggunakan manajemen pertukaran. Contoh : Telephone
dial, Handphone
2. Komunikasi Gambar dan Berita
a. Komunikasi telegraf
Dalam bentuk morse, dibutuhkan
operator penerjemah.
b. Komunikasi telex
Seperti telegraf tetapi menggunakan
perangkat seperti mesin tik sehingga tidak perlu operator.
c. Komunikasi facsimile
Melalui saluran telepon dikirimkan
berita berupa gambar statis / segala sesuatu yang tertulis / tercetak, seperti
fotocopy jarak jauh.
d. Komunikasi siaran televisi
Berupa gambar bergerak / video.
3. Komunikasi Data
pertukaran informasi antara 2
peralatan, yang datanya dikirim melalui :
a. Jaringan umum / public network
Melalui jaringan telepon, telex dan
data
b. Jaringan pribadi / private
network
Saluran pribadi berupa point to
point melalui saluran sewa.
HAL-HAL DALAM SISTEM KOMUNIKASI
Berita harus dimengerti oleh
penerima
•
Komunikasi
efektif, berita / informasi harus jelas dan dapat dimengerti oleh penerima
Karakteristik sistem komunikasi
•
Karakteristik
dari sistem komunikasi sitentukan dan dibatasi oleh karakteristik dari sumber,
media transmisi dan penerima
Derau / gangguan
•
Gangguan
dapat terjadi selama proses transmisi. Derau / gangguan ini harus di atasi
dengan pemilihan perangkat keras yang cocok / dengan sistem yang mempunyai
kemampuan melakukan koreksi kesalahan (error detection and corection).
ELEMEN-ELEMEN KUNCI SISTEM
KOMUNIKASI
1. Source (sumber)
Pihak yang mengirim informasi / alat
yang bertugas membangkitkan data / berita / informasi sehingga dapat
ditransmisikan dan menempatinya pada medium transmisi. Contohnya telepon dan PC.
2. Transmitter (pengirim)
Biasanya data yang dibangkitkan dari
system sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah
transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti
di hasilkan sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa
system transmisi berurutan.
3. Transmision system (system
transmisi) / Media transmisi
Berupa jalur tunggal (single
transmission line) atau jaringan komplek (complex network) yang menghubungkan
antara sumber dengan destination (tujuan). Tugasnya menerima berita yang
dikirimkan oleh suatu sumber informasi dan menyalurkan berita yang diterima ke
tempat tujuan. Contohnya melalui kabel coaksial, gelombang elektromagnetik,
dll.
4. Receiver (penerima)
Receiver menerima sinyal dari system
transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap
oleh tujuan. Tugasnya untuk menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumber
informasi.
5. Destination (tujuan)
Menangkap data yang dihasilkan oleh
receiver.
Komunikasi Data, Pengolahan Data, dan
Telekomunikasi
Komunikasi Data adalah transmisi data elektronik
melalui beberapa media merupakan penggabungan dari 2 teknik :
1. Teknik telekomunikasi
telekomunikasi adalah segala
kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik
lainnya (komunikasi jarak jauh)
2. Pengolahan data
segala kegiatan yang berhubungan
dengan pengolahan data.
•
komunikasi data / teleprocessing (pengolahan
jarak jauh)
merupakan komunikasi jarak jauh dengan bantuan sistem komputer dan juga
merupakan proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode
tertentu yang telah disepakati melalui media listrik / elektro-optik dari titik
ke titik yang lainnya.
•
Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk
mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data,
melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehinga semua
fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang
terpisah.
Keuntungan Komunikasi Data
Pengumpulan dan persiapan data
•
Bila
pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk
pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat
waktu)
Pengolahan Data
•
Karena
komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efisiensi)
Distribusi
•
Dengan
adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang
memerlukannya.
Tujuan Komunikasi Data
•
Memungkinkan
menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sedikit mungkin
•
Memungkinkan
pengiriman data dalam jumlah besar adalah efisien, tanpa kesalahan dan ekonomis
dari suatu tempat ke tempat yang lain.
•
Memungkinkan
penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung lainnya dari jauh (remote
computer use)
•
Memungkinkan
penggunaan sistem komputer secara terpusat / tersebar sehingga mendukung
manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun senralisasi
•
Mempermudah
kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dari berbagai sistem
komputer
•
Mengurangi
waktu untuk pengolahan data
•
Mendapatkan
data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan)
•
Mempercepat
penyebarluasan informasi
•
Mengintegrasikan
semua jenis komunikasi menjadi satu sistem yaitu ISDN (Integrated Service
Digital Network) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu.
Bidang-bidang Komunikasi Data
1. Bidang data collection
Data
dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan dalam
memori dan pada waktu tertentu data teersebut akan diolah. Contoh : aplikasi
inventori, penggajian, dll
2. Bidang inquiry and response
Pemakai
dapat mengakses langsung ke file / program. Data yang dikirimkan ke sistem
komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila
pemakai melakukan dialog dengan komputeer maka sistem semacam ini disebut
interaktif. Contoh : aplikasi
perbankan, pembayaran dipertokoan.
3. Bidang storage and retrival
Data
yang sebelumnya disimpan dalam komputeer dapat diambil sewaktu-waktu oleh pihak
yang berkepentingan. Contoh : aplikasi message switching, e-mail.
4. Bidang time sharing
Sejumlah
pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai
diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap
besarnya, setelah itu pemakai lain akan mendapatkan kesempatan. Jika terlalu
banyak data yang harus dikerjakan dalam satu satuan waktu fasilitas roll in
roll out harus dipergunakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara
bersama untuk pengembangan perangkat lunak, perhitungan, rekayasa, pengolahan
kata (word processing), CAD (computer aided design), dll
5. Bidang remote job entry
Remote
job terminal mengirimkan program / data (text) untuk disimpan ke komputer pusat
tempat data diproses. Program itu akan dikerjakan secara batch yaitu diolah
setelah gilirannya tiba. Contoh : aplikasi yang menggunakan peralatan sistem
komputer yang tempatnya berjauhan.
6. Bidang real time data processing
and process control
Hasil
proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real
time). Contoh : aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali
proses, sistem telekomunikasi, dll
7. Bidang data exchange among
computers
Pertukaran
data berupa program, file dsb antar sistem komputer. Pada aplikasi ini data
yang dipertukarkan jumlahnya banyak dan waktu yang dikehendaki singkat sekali.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cari aje!
Popular Posts
-
X.25 Salah satustandar protocol yang paling banyakdipergunakanadalah X.25, yang barudisetujuipadatahun 1976 telahmengalamibeberapa ...
1 komentar:
tulisannya bagus :)
Posting Komentar