Kamis, 03 Juli 2014
On 19.13 by cermin in Artikel No comments
PROTOKOL
Ada banyak definisi protokol Komunikasi
Data diantaranya adalah :
v Tata cara atau prosedur yang
mengatur operasi peralatan komunikasi data
v Harus dipatuhi oleh dua atau lebih system
yang hendak berkomunikasi
v Melaksanakan pembangunan hubungan antara pengirim dan penerima
v Menyalurkaninformasidengankeandalan
yang tinggi
v Jadidefinisi Protocol
dapatdisimpulkansebagai :
v “ Tatacaraantarperalatankomunikasi
data untukmelaksanakanpertukaraninformasidengankeandalan yang tinggi.”
Fungsi
Protocol adalah: Fragmentation
danReassambly, Encapsulation, Connection Control, Flow Control, Error Control,
Synchronization, Aquencing, Addessing, Multiplexing, Transmision Service.
Standar
PROTOKOL
Terdapatberbagaimacammerkdan
system computer di duniaini, yang masing – masingmemilikicirikhastersendiri.Untukmenghubungkanberbagaimacam
computer tersebutmakadiperlukansuatustandaraturan yang dipakaibersama agar
masing – masing computer dapatsalingterhubung.Standarinilah yang
disebutprotokol.Protokolinipadaawalnyadidefinisikansendiriolehmasing-masingpabrik
computer.Untukituadapembakuanolehorganisasiinternasional agar
menjadiketentuanprosedurdantatacaraoleh system computer yang
inginsalingberhubungandanberkomunikasi.Beberapaorganisasi yang
berperandalampembakuankomunikasi data antara lain:
• ISO (International Standar Communication)
• ISO (International Standar Communication)
• IEEE (Institute
of Electrical and Electronics Engineering)
• ANSI (American
National Standar Institute)
• CCITT (Committee
Consultative Internationale de TelegraphiqueetTelephonique)
• EIA (Electonic
Industries Association)
Aneka
PROTOKOL
Jenis
protocol dalamjaringansangatbanyakpilihannya. Namun, sejumlahaktifitas yang
kerapdilakukan via jaringanmembuatsejumlah protocol menjadi popular
Karenaseringterpakai.Berikutbeberapajenis protocol yang adasaatini :
• TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol).
Inimerupakanprotokol yang
saatinibanyakdipakai.Protokolinidikembangkanpertama kali oleh DARPA padatahun
1970-an.
• NetBIOS (Network Basic Input Output System). Merupakanjenis protocol yang digunakanoleh Microsoft untukmengimplementasikan LAN manager.
• IPX/SPX (Internetwork Packet eXchange/Sequence Packet eXchange). Inijugamerupakan protocol yang pertama kali dibuatoleh Xerox.Protokolinipertama kali diperkenalkanpada system operasi Novell Netware.
Seiringperkembangan
TCP/IP akhirnyadibuat protocol Netware/IP.
• UDP (User
Datagram Protokol). Denganmenggunakanprotokolini computer
dapatmengirimkanpesansingkat yang disebut datagram.Berbedadengan TCP/IP, UDP
tidakdapatmemberikanjaminanpengirimanpaketdatanyasampai di tujuanatautidak. UDP
bergunauntukmengirimkan query padajaringandenganjumlah user banyak.
• AppleTalk. Protokoliniumumnyadipergunakanuntukberbagi data danfungsi sharing printer.Diperkenalkanpertama kali oleh apple dalamproyek “Macintosh Project”.
Hierarki
PROTOKOL
Untukmengurangikerumitanrancangan,
sebagianbesarjaringandiorganisasisebagaitumpukan layer atau level, yang
setiaplayernyaberada di atas layer yang beradadibawahnya.Jumlah, nama, isi,
danfungsisetiap layer dapatberbedadarijaringan yang satudenganjaringanlainnya.
Padasemuajaringan, tujuansuatu layer adalahuntukmemberikanlayanankepada
layer yang beradadiatasnya.
Antarasetiappasangan
layer yang berdekatanterdapatsebuah interface.Interface
menentukanoperasi-operasi primitive danlayanan layer yang dibawahkepada layer
yang beradadiatasnya. Pertimbangan yang sangatpentingmenentukan interface
yang bersih yang akanditempatkan di antaradua layer yang bersangkutan. Setiap
layer membentukkumpulanfungsi-fungsi yang secaraspesifikdapatdimengertidenganbaik.
Untukmengurangijumlahinformasi yang akandilewatkankeantaraduabuah layer,
interface potong-bersih (clean-cut interface).
Sebuahhimpunan
layer danprotokoldisebutarsitekturjaringan.Sebuaharsitekturharusterdiridariinformasi
yang cukupuntukmemungkinkansuatuimplementasimenulissuatu program
ataumembentukperangkatkerasbagisetiaplayernya,
sehinggajaringandapatmentaatisepenuhnyaprotokol yang cocok.Daftarprotokol
yang digunakanolehsuatusistem, satuprotokolperlayardisebutprotocol stack.
Pertukaran Data antar PROTOKOL
Masalah
– masalahdisain layer
1. Setiap
layer memerlukanmekanismepengidentifikasianpengirimdanpenerima.
Karenasebuahjaringanmelibatkankomputerdalamjumlahbanyak, iniberartidiperlukan
proses tertentupadasebuahmesinuntukmenentukandengansiapa proses
ituakanberbicara. Sebagaiakibatdaritempattujuan yang banyak,
diperlukanbermacam-macambentukpengalamatansupayadapatmencapaitempattujuantertentu.
2. Keputusandesainberhubungandenganperaturan
transfer data. Sebagiansistem, data hanyabergerakdalamsatuarah (simplex
communication), sebagianbergerakpadakeduaarahnya, tapitidakbisasecarasimultan
(half-duplex communication), sebagian data berpindahpadakeduaarahnyapadasaat
yang sama (full-duplex communication). Protokolharusdapatmementukandenganberapa
logical channel jaringan yang bersangkutanakanberhubungan,
danjugajenisprioritasnya. Umumnyajaringanmemilikisedikitnyaduabuah logical
channel untuksetiapkoneksinya.Satuuntukkeperluan data yang biasa,
dansatuchannel lainnyauntuk data yang
penting.
3. Pengendalian
error merupakanmasalah yang penting yang
disebabkantidaksempurnanyasirkuitkomunikasifisik. Terdapatbanyakkode-kodedeteksi
error dankoreksi error.Keduapihak yang
berkomunikasiharusmencapaikesepakatantentang yang mana yang akandigunakan.
Selainitu, sipenerimaharusmempunyaiberbagaicarauntukmemberitahukansipengirimbahwa
data mana yang telahditerimadenganbenardanmana yang tidak. Tidaksemua channel
komunikasimenjagaurutanpesan yang dikirimkepadanya.
Untukmengatasikesalahan yang
mungkinterjadipadapengurutanpaket,
protokolharusmembuatketentuansecaraeksplisitbagisipenerimamengurutkankembalipotongan-potonganpaket
yang diterimanya. Cara penyelesaian yang
jelasadalahdengancaramemberikannomorpadapotongan-potonganitu.
Tapicarainimasihmenyimpanpertanyaantentangapa yang harusdilakukandenganpotongan
yang datangtidakberurutan.
4. Bilapengiriman
data jauhlebihcepatdibandingdengankecepatanpenerima,
Sehinggamelibatkanumpanbalik (feedback) daripenerimakepengirim,
baiksecaralangsungmaupuntidaklangsung. Umpanbalikiniberisitentangkeadaansipenerimapadasaatitu.Umpanbaliklainnyaberisipembatasanlajutransmisibagipengirim.
5. Ketidakmampuansemua
proses untukmenerimapesan yang berukuranbesar. Hal
inimengharuskanadanyamekanismeuntukkeperluanpemisahan, pengiriman,
danpenggabungankembalipesan-pesan.
6.
Proses mengirimkan data yang terlalukecil. Hal
tersebutmenyebabkaninefisiensi.Untukmengatasinyaadalahdengancaramengga-bungkanpesan-pesanberukurankecilitumenjadisebuah
data yang besar.
Perbandingan
layer
Model
TCP/IP
Terdiridari
4 layer:
v Data link layer
v Network layer
v Transport layer
v Application layer
Antar layer
terdapatsebuahinterface yang menentukanoperasidanlayanan yang
diberikan layer terbawahuntuk layer diatasnya
v Data Link Layer
Sebenarnyabukanbagiandari
TCP/IP suite. Proses pengirimandanpenerimaan packet untuk layer
inidapatdilakukanoleh software device driver dari network card/adapter yang
digunakan. Layer inijugatermasuk physical layer, yang
terdiridarikomponenfisikseperti hub, repeater, kabeljaringan (UTP, fibre,
coaxial), network cards, network connectors (RJ-45, BNC, dll)
danspesifikasiuntuksinyal (level voltase, frekuensi, dll)
v Network Layer
Awalnya
network layer ditujukanuntukmengirimkan packet antar host di sebuahjaringan,
contoh X.25.Pengembanganke Internetworking, dimanajalurpengiriman packet
darisumberketujuanmelaluijaringan-jaringanlainnya
(routing).Beberapaprotokolbagiandari IP yaitu ICMP
(menyediakaninformasidianostikuntukpengiriman packet IP), IGMP (mengelola data
multicast), protokol routing seperti BGP, OSPF dan RIP
v Transport Layer
Menyediakanlayananpengirimanpesandariujungkeujung
yang dapatdikategorikansebagai:
v Connection-oriented: TCP
(byte-oriented) dan SCTP(stream-oriented)
v Connectionless: UDP dan RTP
(datagram)
Sumber : Materi Kampus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar